Get Your Own Scroller

Saturday, October 8, 2011

Sesaat Mata Terpejam


Mat Bee: Ikhwan Ahmadi, hang dok menung hapa lagi tu...ha?

IM: Aku pening.

Mat Bee : Dah pening makan la PCM.. ish3..pseudomonas aeruginosa betoi la hang ni

IM: awat tiba2 mai pseudomonas aeruginosa lak ni?hmm.. aku serabut otak la..

Mat Bee: Lorh, pulok doh? sat penin, sat serabot otak. Yang mana satu ni?

IM: dua-dua . Aku serabut, sebab tu la aku penin. atau hang nk jawapan yg lain yg nk aku bg?multiple choice?true/false?

Mat Bee: amboi2.. mcm perli ja. udah2 la bro.. mengikut hypotesis aku, kalu hg menung tu pon, x nyelesaikn masalah, x dak pa gak. lain la hang menung sambil merenung ciptaan tuhan. seperti firmannya:

A164
Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi; dan (pada) pertukaran malam dan siang; dan (pada) kapal-kapal yang belayar di laut dengan membawa benda-benda yang bermanfaat kepada manusia; demikian juga (pada) air hujan yang Allah turunkan dari langit lalu Allah hidupkan dengannya tumbuh-tumbuhan di bumi sesudah matinya, serta Ia biakkan padanya dari berbagai-bagai jenis binatang; demikian juga (pada) peredaran angin dan awan yang tunduk (kepada kuasa Allah) terapung-apung di antara langit dengan bumi; sesungguhnya (pada semuanya itu) ada tanda-tanda (yang membuktikan keesaan Allah kekuasaanNya, kebijaksanaanNya, dan keluasan rahmatNya) bagi kaum yang (mahu) menggunakan akal fikiran.
Al-Baqarah 2:164

IM: .......

Mat Bee: igt ikhwan ahmadi... al wajibat aksaru minal auqot.. bukan ke frasa ni penah ditazkirahkn hang pada aku suatu ketika dahulu?

IM: Al waajibat aksaru minal auqot..kewajiban lebih banyak daripada masa..?hmm..

Mat Bee: haa..tu dh nmpk sket syuman di wajah mu.he3.. apa kata anda? cendoi muhammad sultan kot kita la ni???kih3...

IM: ^_^...Thanks. terima kasih Mat B. Nnt aku belanja.


Sesaat Mata Terpejam

Sunday, September 25, 2011

tiada alasan utk menyepi!!


A096
Dan (Tuhan berfirman lagi): Sekiranya penduduk negeri itu, beriman serta bertaqwa, tentulah Kami akan membuka kepada mereka (pintu pengurniaan) yang melimpah-limpah berkatnya, dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan (Rasul Kami), lalu Kami timpakan mereka dengan azab seksa disebabkan apa yang mereka telah usahakan. (Al-A'raaf 7:96


Assalamualaikum

Rindu rasanya jari jemari ini ingin menukilkan apa yg terbuku di hati.

Namun disebabkn hati yg kurang bergizi dgn zikir2 rohani, menyebabkan jiwa mnjadi kikir untuk menulis

Jika dilihat post yg terakhir hampir 2 bulan yg lalu. Kini baru mmpunyai kekuatan untuk mula menggerakkan sedikit perkongsian untuk manfaat bersama.

Insyallah, nukilan ini bukanlah dr seorg ustaz, syeikh mahupon wali2 yg amat rapat dgnNYA, tp hnyalah sebuah tulisan dari seorang hamba yg faqir lagi hina.

dimulakan dgn ayat al-a'raf ayat 96 diatas, tiada yg lain seorg hamba hrpkan melainkan dari redha dari tuan penciptanya.

cukuplah sekadar itu bagiku satu jaminan utk mencapai kemenangan di akhirat kelak.

tp persoklannya bagaimana??

Buatlah amal kebajikan sebanyak2nya, ikhlaskan hati segala amal keranaNYA, pasakkanlah hati utk berjihad di jalanNYA, tanamkanlah rasa cinta untuk melihat hukum-hakam yg ditetapkanNYA di atas muka bumiNYA, nyatakanlah kebenaran walau org disekelilingmu mencela kerna menegakkan agamaNYA, binalah kekuatan dgn byk bermunajat dan meminta tolong pdNYA, dan AJAKLAH org2 disekelilingmu utk mendekatkan diri kepadaNYA!!!!

wallahu'alam, siiru ala barokatillah~

Tuesday, August 2, 2011

7 Nasihat Allah SWT kepada orang mukmin


1-KENAPA AKU TIDAK MENDAPATKAN APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN?

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui ~ Surah Al-Baqarah ayat 216


2-KENAPA UJIAN SEBERAT INI?

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan
kesanggupannya ~ Surah Al-Baqarah ayat 286


3-RASA FRUSTASI?

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih
hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (darjatnya),
jika kamu orang-orang yang beriman ~ Surah Al-Imran ayat 139


4-BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah
kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan
bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. ~ Surah Al-Imran ayat 200

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang
demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, ~
Surah Al-Baqarah ayat 45

5-APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan
harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. ~ Surah At-Taubah ayat 111


6-KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?

Cukuplah Allah bagiku; tidak ada yang lain selain Dia. Hanya kepada-Nya
aku bertawakal ~ Surah At-Taubah ayat 129


7-AKU TAK DAPAT BERTAHAN LAGI!!!!!

..dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada
berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir. ~ SurahYusuf ayat 87

referensi:

Monday, July 18, 2011

Buat permata2 Islam...

Ungkapan asy-Syaheed Sayyid Qutb di ambang kepulangannya kepada ar-Rahmaan:

Seandainya kau tangisi kematianku
Dan kau siram pusaraku dengan air matamu
Maka di atas tulangku yang hancur luluh
Nyalakanlah obor buat umat mulia ini
Dan teruskan perjalanan ke gerbang jaya

Kematianku adalah suatu perjalanan
Mendapatkan Kekasih yang sedang merinduku
Taman-taman di syurga bangga menerimaku
Burung-burung berkicau riang menyambut ku
Berbahagialah hidupku di alam abadi

Puaka kegelapan pasti akan hancur
Dan alam ini akan disinari fajar lagi
Biarlah roh ku terbang mendapatkan rindunya
Janganlah gentar berkelana ke alam abadi
Nun di sana fajar sedang memancar

Ikhwan Ahmadi: al-fatihah buat para pejuang2 & pembela Islam sejak dulu, kini selamanya. Aku org islam, yg cintakan Islam, dan bercita2 untuk mati dalam Islam. Biarlah doa aku ini bukan sekadar hnya mainan di mulut semata2, bukan hanya untuk diri aku sorg saja, bahkan untuk semua umat manusia. mgkin agak teori apa yg aku katakan, namun biarlah aku berusaha merealisasikannya sbgai sbuah PRAKTIKAL. Ramai yg sudah menunaikan janji2 mereka, x kurang juga yg sedang menunggu. Aku? BILA LAGI?? ^_~


Saturday, July 16, 2011

Sabar, Baca, Faham, ambik iktibar!!

Assalamualaikum. Panjang sket entri kali ni. tapi harap sabar & dapat membacanya. Cubalah. kalu rase malas, pause kejap, bukak fesbuk ke, manga ke, pehtu sambong balik. AMBIK IKTIBAR.. tu yg penting..ok??^_^ PEACE!!!

Kisah penuh Ashabul Ukhdud (Sahih Imam Muslim):

(Perhatian: Terjemahan ini adalah untuk kefahaman asas , adapun untuk kefahaman yang lebih tepat sila rujuk teks Arab)

Dari Suhaib r.a. menyatakan bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda:

Di masa dahulu ada seorang raja (Yahudi) yang mempunyai seorang yang ahli sihir, kemudian ketika ahli sihir telah tua ia berkata kepada raja tersebut: "Kini aku telah tua dan mungkin telah dekat ajalku, karana itu kau kirimlah kepadaku seorang pemuda yang dapat aku ajarkan kepadanya ilmu sihir".

Maka raja itu berusaha mendapat seorang pemuda untuk mempelajari ilmu sihir itu, sedang di tengah jalan antara tempat ahli sihir dengan rumah pemuda itu ada tempat seorang ahli ibadah yang mengajar agama, maka pada suatu masa pemuda itu singgah di tempat pendeta itu untuk mendengarkan pengajiannya, maka ia tertarik dengan ajaran pendeta itu sehingga jika ia terlambat datang kepada ahli sihir dia akan dipukul, dan bila terlambat kembali ke rumahnya juga dia dipukul, maka ia mengadu tentang kejadian itu kepada pendeta.

Maka diajar oleh pendeta itu: jika terlambat datang kepada ahli sihir supaya berkata aku ditahan oleh ibuku, dan bila terlambat kembali ke rumah katakan: Aku ditahan oleh ahli sihir.

Maka berjalan beberapa lama kemudian itu, tiba-tiba pada suatu hari ketika ia akan (hendak) pergi, mendadak (tiba-tiba) di tengah jalan ada seekor binatang buas sehingga orang-orang (ramai) tidak berani jalan di tempat itu, maka pemuda itu berkata: "Sekarang aku akan mengetahui yang mana lebih yang lebih baik di sisi Allah apakah ajaran pendeta atau ajaran ahli sihir", lalu ia mengambil sebutir batu dan berdoa "Ya Allah jika ajaran pendeta itu lebih baik di sisimu maka bunuhlah binatang itu supaya orang-orang dapat lalu lalang di tempat ini". Lalu dilemparkanlah batu itu, dan langsung terbunuh binatang itu. Dan orang ramai gembira karena telah dapat lalu lintas di jalan itu.

Maka ia terus memberitakan kejadian itu kepada Rahib (pendita), maka berkatalah Rahib itu kepadanya: "Anda kini telah afdhat (pesan) daripadaku, dan kau akan diuji, maka jika diuji jangan sampai menyebut namaku". Kemudian pemuda itu dapat menyembuhkan orang buta dan sopak dan berbagai macam penyakit yang berat-berat pada semua orang.

Ada seorang pembesar dalam majlis raja dan dia telah buta karena sakit mata, ketika ia mendengar berita bahwa ada seorang pemuda dapat menyembuhkan pelbagai macam penyakit maka ia segera pergi kepada pemuda itu sambil membawa hadiah yang banyak, sambil berkata: "Sembuhkan aku, dan aku sanggup memberikan kepadamu apa saja yang kau suka".

Jawab pemuda itu: "Aku tidak dapat menyembuhkan seseorang pun sedang yang menyembuhkan hanya Allah azza wajalla, jika engkau mahu beriman (percaya) kepada Allah, maka aku akan berdoa semoga Allah menyembuhkan mu".

Maka terus dia beriman kepada Allah dan didoakan oleh pemuda dan seketika itu juga dia sembuh dengan izin Allah s.w.t.

Kemudian ia kembali ke majlis raja sebagaimana biasanya, dan ditanya oleh raja: "Hai Fulan siapakah yang menyembuhkan matamu?", jawabnya: "Rabbi (Tuhanku)". Raja bertanya: "Aku?", jawabnya: "Bukan, tetapi Tuhanku dan Tuhanmu iaitu Allah". Ditanya oleh Raja: "Apakah kau mempunyai Tuhan selain Aku?", jawabnya: "Ya, Tuhan ku dan Tuhanmu ialah Allah". Maka disiksa oleh raja seberat-beratnya siksa sehingga terpaksa ia memberitahu raja itu akan pemuda yang mendoakannya untuk sembuh itu.

Maka segera dipanggil pemuda itu lalu berkata: "Hai anak sungguh hebat sihirmu sehingga dapat menyebuhkan orang buta dan sopak dan berbagai macam penyakit", jawab pemuda itu: "Sesungguhnya aku tidak dapat menyembuhkan siapa pun, hanya semata-mata Allah azza wa jalla". Raja itu pun bertanya: "Adakah aku?", "Tidak" jawab permuda itu. Maka tanya raja itu: "Adakah engkau ada tuhan lain selain aku?", jawab pemuda: "Ya, Tuhanku dan Tuhanmu hanya Allah". Maka pemuda itu ditangkap dan disiksa seberat-beratnya sehingga terpaksa dia menunjukkan pada Rahib yang mengajarnya. Maka dipanggil Rahib dan dipaksa untuk meninggalkan agamanya, tetapi Rahib tetap bertahan dan tidak mahu beralih agama, maka diletakkan gergaji di atas kepalanya dan digergaji dari atas kepalanya hingga terbelah dua badannya.

Kemudian kembali pemuda itu diperintah untuk meninggalkan agama yang dianutnya (agama Islam), tetapi pemuda ini juga menolak perintah raja, maka raja memerintahkan supaya pergi ke puncak gunung dan di sana juga supaya ditawarkan kepadanya untuk meninggalkan agamanya dan mengikuti agama raja, jika tetap menolak supaya dilempar dari atas gunung itu, maka ketika telah sampai di atas gunung dan ditawarkan kepadanya pemuda untuk berubah agama, dan ditolak oleh pemuda itu. Kemudian pemuda itu berdoa: "Allahumma ikfinihim bimaa syi'ta: (Ya Allah selesaikanlah urusanku dengan mereka ini dengan aku sehendak-Mu)". Tiba-tiba gunung itu bergoncang sehingga mereka berjatuhan dari atas bukit dan mati semuanya.

Maka segeralah pemuda itu kembali menemui raja, dan ketika ditanya: "Manakah orang-orang yang membawamu?", jawabnya: "Allah yang menyelesaikan urusan mereka". Lalu pemuda itu diperintah untuk membawanya ke laut dan naik perahu, bila telah sampai di tengah laut ditanyakan padanya jika ia mahu mengubah agama, jika tidak maka lemparkan ke dalam laut dan ketika telah sampai di tengah laut pemuda itu berdoa: "Allahumma ikfinihim bimaa syi'ta", maka tenggelamlah orang yang membawanya semuanya dan segeralah pemuda kembali menghadap raja. Dan ketika ditanya oleh raja: "Bagaimana keadaan orang-orang yang membawamu?", jawabnya: "Allah yang menyelesaikan mereka".

Kemudian pemuda itu berkata kepada raja: "Engkau takkan dapat membunuhku kecuali jika engkau menurut perintahku maka dengan itu engkau akan dapat membunuhku", Raja bertanya: "Apakah perintahmu?", Jawab pemuda: "Kau kumpulkan semua orang di suatu lapangan, lalu engkau gantung aku di atas tiang, lalu kau ambil anak panah milikku ini dan kau letakkan di busur panah dan membaca: Bismillahi Rabbil ghulaam (Dengan nama Allah Tuhan pemuda ini), kemudian kau lepaskan anak panah itu, maka dengan itu kau dapat membunuhku", Maka semua usul pemuda itu dilaksanakan oleh raja, dan ketika anak panah telah mengenai pelipis pemuda itu ia mengusap dengan tangannya dan langsung mati, maka semua orang yang hadir berkata: "Aamannaa birrabil ghulaam (Kami beriman kepada Tuhannya pemuda itu)". Sesudah itu ada orang memberitahu kepada raja bahawa semua rakyat telah beriman kepada Tuhan pemuda itu, maka bagaimanakah usaha untuk menghadapi rakyat yang banyak ini. Maka raja memerintah supaya di setiap jalan digali parit dan dinyalakan api, dan tiap orang yang berjalan di sana, dan ditanya tentang agamanya, jika ia tetap setia pada kami biarkan, tetapi jika ia tetap percaya kepada Allah masukkanlah ia ke dalam parit api itu.

Maka adanya orang berbaris-baris, dorong mendorong yang masuk di dalam parit api itu, sehingga tiba seorang wanita yang menggandong (membawa) bayinya yang masih menyusu, ketika bayinya diangkat oleh pengikut-pengikut raja untuk dimasukkan kedalam parit berapi itu, wanita itu hampir menurut mereka berganti agama karena sangat belas kasihan pada anaknya yang masih kecil itu, tiba-tiba anak bayi itu berbicara dengan suara lantang: "Sabarlah hai ibuku karena kau sedang mempertahankan yang hak".

[atau sebagaimana yang disabdakan oleh Rasullah s.a.w.]

Sunday, July 10, 2011

Penyakit SBRB


Assalamualaikum wrhmatullah..

Ceghita ni dah lama. Masa tu time raya kot. kalu x cilap. ada satu ceghita ni apa tajuk dah aku lupa. Ada la dl ceghita tu dia sebut pasai penyakit ni. Yang penting ia bukanlah ceghita Team Medical Dragon mahupun Teletubbies the Movies ataupon Transformers 3.

SBRB?? Hapekemenda tu wei?? haa... mai nak habaq.

haa..rsanye sumer bleh baca kot ye?? alaa..teletubbies yg kiut tu pon pndai bace. hampa musti lg bulih.. cuma kena amik iktibar. meh nk elaborate sket.

-riak jgn skali. err..bukan maksudnya buleh buat byk kali. mksudnya JANGAN RIAK. sbb riak tu mghapus segala amalan seprtimana api yg marak syiookk punya dok baguih bakaq ranting kayu. x dak tinggai pa. habuk pon x dak. riak masa time rasulullah (s.a.w) dulu, dikira sebagi syirik kecik.. haa..nk riak lagi??? syirik tu woi..

-sombong? ish2.. dh la mengong2, pehtu sombong plok.. hadoyai. sapa rugi?? diri sendiri la yg x untung.. bankrupt ma di akhirat. sombong ni kan selendang Allah. Hnya Allah yg berhak memiliki ciri2 ni. so kita ni sapa tiba2 nk pakai selendang Allah.. aiyoo...penin2..

-bongkak dan berlagak.. hmm.. cmna nk elaborate?? alla..pndai2 korang la ye.. yg pasti sifat2 ni, bukan ja x baguih untuk kesihatn jasmani mahupun rohani, oghang sekeliling pon BENCI!!

okeh.dah. wallahu'alam


Friday, July 1, 2011

JAUHI BURUK SANGKA DAN BANGGA DIRI WOI!!


Segala puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad S.A.W keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.

Sahabat yang dirahmati Allah,

Sifat buruk sangka, bangga diri, ujub dan sombong adalah sifat-sifat mazmumah yang perlu kita jauhi. Tanpa kita sedari bahawa apabila sifat-sifat ini telah bertapak dalam hati kita akan menyebabkan hati kita berpenyakit dan akan merosakkan amalan kita kepada Allah S.W.T.

Terdapat satu kisah seorang ulama sufi bernama Hassan al-Basri dengan seorang pemuda berdua-duaan dengan seorang wanita.

Suatu hari di tepi sungai Dajlah, Hassan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berdua-duaan dengan seorang wanita. Di sisi mereka terletak sebotol arak. Lalu Hassan berbisik "Alangkah jahatnya orang itu dan alangkah baiknya kalau dia seperti aku!"

Tiba-tiba Hassan melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam. Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi segera terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir lemas. Enam dari tujuh penumpang itu berjaya diselamatkan.

Kemudian dia berpaling ke arah Hassan al-Basri dan berkata, "Jika engkau memang lebih mulia daripada saya, maka dengan nama Allah, selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong. Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang."

Bagaimanapun Hassan al-Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu. Maka lelaki itu bertanya padanya. "Tuan, sebenarnya wanita yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan arak. Ini hanya untuk menguji tuan."

Hassan al-Basri terpegun lalu berkata, "Kalau begitu, sebagaimana engkau telah menyelamatkan enam orang tadi daripada bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya daripada tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan."

Orang itu menjawab, "Mudah-mudahan Allah mengabulkan permohonan tuan."

Semenjak itu, Hassan al-Basri selalu merendahkan diri bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak lebih daripada orang lain.

Sahabat yang dimuliakan,

Sebagai pengajaran untuk di ambil sebagai iktibar kisah diatas, terdapat dua cara untuk mengatasinya.

01.Jangan berburuk sangka dengan orang lain serta memandang rendah padanya. Apabila kita melihat orang lain membuat maksiat kepada Allah jangan menghinanya atau reda dengan perbuatannya dan cuba mencari aibnya. Berilah nasihat yang baik penuh hikmah. Anggaplah berkemugkinan orang itu jahil tentang perbuatannya. Sebagai muhasabah diri sendiri pula, kita patut malu pada diri sendiri yang dikurniakan oleh Allah S.W.T ilmu ini tetapi masih juga melakukan perbuatan yang dilarang oleh-Nya.

Buruk sangka kepada orang lain atau yang dalam bahasa Arabnya disebut su' u zhan mungkin biasa atau bahkan sering hinggap di hati kita. Lebih parahnya, terkadang persangkaan kita tiada mempunyai asas dan tiada alasan yang benar. Memang semata-mata sifat kita suka curiga dan penuh sangka kepada orang lain, lalu kita membiarkan zhan tersebut bersemayam di dalam hati. Bahkan kita membicarakan serta menyampaikannya kepada orang lain. Padahal su'u zhan kepada sesama kaum muslimin tanpa ada bukti yang kukuh merupakan perkara yang terlarang.

02.Perkara yang patut kita ingat adalah tentang diri kita iaitu perbuatan baik orang pada kita dan perbuatan jahat kita pada orang lain. Perkara yang patut kita lupakan adalah kebaikan kita pada orang dan kejahatan orang pada kita. Barulah hati kita akan menjadi bersih dan terhindar daripada sifat bangga diri dan menghargai kebaikan orang lain.

Firman Allah s.w.t. yang bermaksud :

"Sesungguhnya orang-orang yang percaya pada keterangan Kami, ialah orang yang apabila dibaca ayat-ayat itu kepada mereka, mereka sujud, tasbih memuji Tuhan dan mereka tidak menyombongkan diri. Mereka meninggalkan tempat tidurnya menyeru Tuhannya dengan perasaan penuh kecemasan dan pengharapan dan mereka membelanjakan (di jalan kebaikan) sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka," (Surah as-Sajadah:15-16)

Ikhwan Ahmadi : "Credit to I luv islam artikel. aku tukaq gambaq ja..ish2..kalu EAP ni dah lama kena repeat gua.."

Friday, June 24, 2011


Hg nk tau organ pa paling besaq kat badan kita? KULIT!!! kah3! mcm iklan susu..ala..yg kuiz2 tu...budak2 len teka x dapat, dia yg minum susu cap apa aku lupa, dia dapat jawab sekaligus mengesahkan tempat pertama aka JOHAN atau 1st runner up dlm petandingan kuiz sains tersebut.

Ok. Soklan ni plok, cube jawab k?

Hang nk tau dak, dalam byk2 anggota badan kita, aka anatomy badan anda, organ apo yg paling senang dan mudah nk dengaq pasai benda2 akhirat?
Otak? bukan. Spinal cord? bukan. small intestine? lagi la bukan.

TELINGA? haaa..hg betoi!

Hg tau dak Allah cipta telinga kita ni unik sgt? Telinga ni kalu dia nk dengaq benda2 yg baik, mudah sgt. Contoh, hg dok dalam rumah tengok tv, alih2, masuk waktu org azan. Hang Islam ka, hg x islam ka, semua org dengaq Azan. kecuali la beliau tu pekak. Azan tu dia pangge hg p smayang. kalu laki, dia suroh p masjid,solat jumaat. Contoh len, hg nk dengaq pasai akhirat? hg tadah ja telinga hg p dengaq kuliah, tazkirah, ceramah dan sewaktu dengannya. Bukan nk perlu modal pa. Hang p tadah ja. Tambah lagi kalu rumah dekat masjid. Allahuakbar.

Sebab tu la Allah sebut, ad golongan seprti golongan kafir quraisy, depa ADA TELINGA, DEPA DENGAQ ayat-ayat ALLAH tapi depa X MAU NAK AMIK PAHAM. allahuakbar...bila kita XMAU DENGAQ, X MAU AMIK PAHAM, ALLAH TUTOP JALAN IMAN.. Bila Allah TUTOP JALAN IMAN, ALLAH TUTOP PINTU nk BUAT AMAL KEBAJIKAN.bila kita x buat amal kebajikan, HATI KITA TERTUTUP!! allahuakbar..

Apa lagi bencana yg lbh besaq kalu ALLAH tutop HATI KITA???

Monday, June 20, 2011

Madah seketika bro~


DUNIA ini terlalu HINA tuk membuat kta MENANGIS,

terlalu MURAH untuk membuat kta BERSEDIH,

terlalu LEMAH untuk membuat kta PUTUS ASA.

Memang ALLAH tidak menjanjikan Langit itu selalu BIRU,

BUNGA selalu MEKAR,

MENTARI selalu BERSINAR.

TAPI ketahuilah bahwa ALLAH selalu memberi PELANGI di setiap BADAI.

SENYUM disetiap AIR MATA,

BERKAH disetiap COBAAN,

dan JAWABAN disetiap DOA.

A016

Dan demi sesungguhnya, Kami telah mencipta manusia dan Kami sedia mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, sedang (pengetahuan) Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,

[ Qaff,16

*kredit to member gua yg sanggup post menda ni dari benua Arab nun sana.. Jazakallah.

*********************************************************

IA said: "dah tu?? bokpa nk sedih dak? senyum la cikit, sementara masih mampu.."

PEACE!

Monday, June 13, 2011

Pokcik, Budak dan seunggun api..

Alkisah, diceritakan kisah nih jadi masa zaman tabien dulu kala. Pada suatu hari, Hasanul Basri p la satu kampong nih. Kampong mana x tau plok aku, tgh beliau dok baguih nye jalan, tetiba beliau ternampak la ada sorang budak kecik ni, laki, lbh kurg 10 tahun kot agaknye dok duduk depan sebuah unggun api. X besaq pon, kecik ja. Mcm kta dok bakaq sampah tu,bukan besaq mana pon.

Tengah baguihnye budak laki tu dok duduk, tenung tengok api tu, budak tu PENGSAN!! Selang beberapa minit, budak ni mangkit balik, tengok api tu, PENGSAN!! Bangun, tengok, pehtu PENGSAN!!! Begiulah sifir mudahnye.fieza.jpg

Hasanul Basri dok tengok dari jauh gelagat budak tu. Apa kena budak ni??? Awat jadi lagu tu?? Maka, untuk mendapat penjelasan lebih lanjut, beliau pon bok balik la budak ni kat rumah. Bila budak tu sedaq ja dari pengsan, berlakulah dialog di antara depa dua. Camni la lbh kurang ye, dlm loghat utagha:

"Wahai budak! Pasai pa setiap kali aku nampak hg tengok api, hg trus pengsan?? Kenapa budak?? Hg ada penyakit ka??" Tanya Hasanul Basri.

Budak tu jawap, “Wahai pakcik, sebenaqnya camni, setiap kali aku nampak api tu, aku tak ingat pa dah melainkan aku terbayangkan betapa dasyatnya azab api NERAKA nanti. Aku selalu tengok betapa api dunia tu bakaq abeh ranting2 kayu tu tanpa belas kasihan. Aku takut. Sgt TAKUT wahai pakcik!

Terkejut besaq bila hasanul Basri dengaq jawapan yg begitu mantap dari mulut seorang budak kecik tu. Beliau pon berkata lagi:

“Wahai budak, hg kan kecik lagi, mcm mana hg nak masuk neraka kalu masih kecik???”

“Pakcik..pakcik.. Pakcik boleh jamin ke yang saya ni x masuk neraka?? Adakah pakcik bleh jamin yg saya akan masuk syurga???? Bukan ka kalu kita nk bakaq slalunya kalu kita start dgn ranting2 yg kecik dulu?? Untuk perhidup api. Baru api tu marak jadi besaq kn?? Aku selalu tengok mak aku masak, mak aku meletakkan ranting2 kecil dahulu untuk perhidup api. Aku TAKUT kalu aku yg jd salah satu ranting2 kecik tu sbgai bahan bakaq api NERAKA tu nanti wahai pakcik”

DUSHHH!!! Satu lg tamparan hebat pd Hasanul Basri dgn hujah budak kecik tu! SUBHANALLAH!!!

*****************************#TAMMAT#*****************************************

Ikhwan Ahmadi: TU BUDAK, yang aku 21 tahun nih????Ish2…astagha..

Saturday, June 11, 2011

Wednesday, June 8, 2011

hai...


so, mcm mane? tolong la aku Madi..

hmm...ok2...aku x pandai ngat, tp aku ad la tnya pndpt member gua nih. insyallah, thiqah orgnye. aku percaye kat dia. tp ni just pendapat. aku ulas balik je. quote mcm dalm EAP tu. terpulang kt hg kalu nk terima ka dak k?

ok2. I'm listening my fren since -4th- grader...

Camni, bergantung pd keikhlasan hg kalu hg rsa bersedia untuk terima bliau seadanya. untuk terima segala serba-serbi kekurangannya. hg cuba tnya balik diri hg, pasai pa hg nak dia? adakah kerna cantiknya dia? hartanya? keturunan dia? atau AGAMA dia? kalu hg rasa setiap kali hg igt dia, menyebabkan hg rasa nk mengubahnya kpd yg lbh baik, igt dia menyebabkan hubungan hg x jauh dengan ALLAh, hg rasa hg nk selamatkan dia, hg igt dia menyebabkn iman hg semakin bertambah dan x bergoyah, truskanlah dgn niat hg tu..

tapi, aku takut la Madi..

Emm, buatlah istikharah, bgunlah malam minta petunjuk. mungkin hari ni hg rasa x cukup kuat, tp kalu hg ikhlas, insyallah, esok lusa sapa tau Allah bg hidayah & petunjuk kt hg untuk buat keputusan yg cukup matang uk mghdpi situasi ni. Mintalah kpd tuan punya hati! k?

jd..IKHLAS la crita dia la ni???

Ha'ah. benda yg amat mudah di mulut tp amat sukar skali. aku pon x tau aku ikhlas ka dak bg nasihat kt hg nih.

OK.



Monday, June 6, 2011

Refresh Cinta

Orang Yang Paling Beruntung Mendapat Syafaat
Senin, 30 Mei 2011


قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ خَالِصًا مِنْ قَلْبِهِ أَوْ نَفْسِهِ

(صحيح البخاري)

Sabda Rasulullah SAW: Orang yang paling beruntung mendapat syafaatku dihari kiamat adalah yang mengucapkan Laa ilaaha illallah (Tiada Tuhan Selain Allah), ikhlas dari hatinya atau dari dirinya” (Shahih Bukhari)

ImageTausiah Al Habib Faishal Al Kaff dari Jeddah dan diterjemahkan secara ringkas oleh Al Ustadz Syahrullah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Segala puji bagi Allah subhanahu wata’ala Yang telah mengumpulkan kita dalam majelis mulia ini, yang talah menghadirkan jasad dan ruh kita dalam mejelis ini, majelis yang mengikat hati kita dengan hati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yang jika bukan karena majelis ini kita tidak akan keluar dari rumah-rumah kita, kita keluar dari rumah kita hanya untuk hadir di majelis yang mulia ini, majelis yang terikat pula dengan majelis-majelis yang ada di Tarim, majelis yang selalu mendapatkan pandangan rahmat dari Allah subhanahu wata’ala. Maka hadirkanlah hati kalian dalam majelis ini dengan niat yang baik sehingga kalian mendapatkan keberkahan dari Allah subhanahu wata’ala, dan penuhilah hati kalian dengan kecintaan yang besar kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Karena orang yang mendapatkan bagian dari kecintaan kepada Rasulullah hanyalah orang yang mempunyai perhatian besar terhadap dakwah nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُوْنَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ

" Tidaklah beriman kalian sampai aku lebih dicintai oleh kalian dari pada orang tua, anak, dan segenap manusia"

Maka dengan kecintaan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalamm kita akan mendapatkan rahmat terbesar dari Allah subhanahu wata’ala. Namun untuk mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kita harus mengenal beliau, karena tidak mungkin kita mencintai seseorang kecuali jika kita mengenalnya, maka dengan mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kita pun harus mengenal beliau. Majelis ini diberkahi oleh Allah subhanahu wata’ala karena terikat dengan majelis-mejelis para shalihin yang di Tarim, mudah-mudahan Allah subhanahu wata’ala memberikan kepada kita ni’mat syukur atas nikmat-nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Hadirin sekalian, ingatlah bahwa dalam setiap pundak kita ini menanggung tanggung jawab yang besar terhadap dakwah ini, bertanggung jawab dakwah terhadap keluarga, tetangga dan masyarakatnya. Terlebih lagi yang hadir di majelis ini kebanyakan dari kalian adalah kaum pemuda, yang mana tidaklah tegak agama ini kecuali diawali oleh para pemuda. Para pemuda di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, seperti sayyidina Ali bin Abi Thalib Kw beliau adalah salah seorang anak muda yang membela dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, begitu pula istri beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, sayyidah Khadijah Al Kubra Ra yang telah menyelimuti beliau ketika beliau ketakutan setelah beliau menerima wahyu dari Allah, dan yang membantu dakwah beliau dengan dirinya dan segala hrat yang dia miliki, kemudian sayyidina Abu Bakr As Shiddiq dan sayyidina Umar bin Khattab Ra, dan sayyidina Utsman bin Affan yang membela dakwah beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, mereka semua adalah para pemuda. Maka korbankanlah jiwa kalian untuk tegaknya dakwah mulia ini, mudah-mudahan kita mendapatkan keberkahan dari Allah subhanahu wata’ala. Disebutkan dalam sebuah syair:

بَذَلْتُ لَكَ رُوْحِيْ وَالرُّوْحُ رَخِيْصَةٌ وَمَا تِلْكَ إِلَّا هَدِيَّةُ اْلفُقَرَاءِ

“Kuberikan ruhku untukmu, dan ruh adalah sesuatu yang murah dan itulah hadiah dari orang-orang yang fakir”

Ruh meskipun merupakan hal yang berharga namun menjadi sesuatu yang murah jika dikorbankan untuk Allah dan Rasul-Nya, yang mana jika ada sesuatu yang lebih berharga dari ruh pastilah akan dikorbankan untuk Allah dan Rasul-Nya (dakwah di jalan Allah). Maka jika engkau mengorbankan atau menjual ruh kalian sungguh yang akan membeli adalah Allah dan akan membalas pengorbananmu dengan balasan yang sangat agung sebagaimana firman-Nya :

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ

(التوبة : 111 )

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.” ( QS. At Taubah : 111 )

Yang mana di dalam surga itu ada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka semua yang mencintai beliau akan mengorbankan segala sesuatu untuk mendapatkan bagian itu. Dan jadikanlah syiar kita semua sebagaimana syi’ar Tsauban Ra yang berkata : “wahai Rasulullah, surga yang aku tidak melihatmu di dalamnya maka itu bagiku bukanlah surga”,sebagaimana yang dikatakan oleh Al Habib Ali Al Habsyi dalam qasidahnya :

فِيْ جَنَّةٍ مَا شَاقَنِيْ مِنْ وَصْفِهَا # إِلَّا أَنَّ الْحِبَّ فِيْهَا خَيَّمَا

Dan tiadalah sesuatu yang lebih menggembirakan nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, kecuali dalam setiap pundak pecintanya mengemban tanggung jawab dan memperhatikan akan dakwah yang telah beliau bawa, hal yang sangat beliau jaga dan perhatikan, sehingga suatu saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berkata karena begitu berpegangnya beliau akan risalah yang dibawa oleh beliau dari Allah subhanahu wata’ala, beliau bersabda :

لَوْ جَعَلُوْا اْلقَمَرَ عَنْ يَمِيْنِيْ وَالشَّمْسَ عَنْ يَسَارِيْ عَلَى أَنْ أَتْرُكَ هَذَا اْلأَمْرَ مَا تَرَكْتُهُ حَتَّى يُظْهِرَهُ اللهُ أَوْ أَهْلَكَ دُوْنَهُ

“ Jika mereka menjadikan bulan di tangan kananku dan matahari di tangan kiriku, supaya aku meninggalkan (dakwah) ini, sungguh aku tidak akan meninggalkannya hingga agama ini tegak atau aku mati karena (membela jalan)-Nya “

Maka janganlah kalian pulang dari majelis seperti ini kecuali dengan semangat yang tinggi untuk membela Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan janganlah terpedaya oleh tipu daya dunia yang hanya sementara, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

بَادِرُوا فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِم يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنْ الدُّنْيَا

“Bersegeralah beramal sebelum datangnya rangkaian fitnah seperti sepenggalan malam yang gelap gulita, seorang laki-laki di waktu pagi mukmin dan di waktu sore telah kafir, dan di waktu sore beriman dan pagi menjadi kafir, ia menjual agamanya dengan kesenangan dunia."

Untuk urusan dunia tersebut mereka menjual agamanya, yang mana dunia itu adalah Sesutu yang tidak berarti dan tidaklah sebanding dengan balasan yang akan diberikan Allah kelak di akhirat, maka eratkan hubungan kalian dengan nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Sungguh manisnya hubungan antara makhluk dengan Allah jauh lebih mulia dari segala sesuatu yang ada di dunia ini, kelezatan iman jauh lebih nikmat dari segala kenikmatan di dunia ini, maka apakah kita telah merasakan kelezatan dan manisnya rasa iman itu?! dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا ، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِى الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِى النَّارِ

“Tiga hal, barangsiapa memilikinya maka ia akan merasakan manisnya iman. (yaitu) menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dari selainnya, mencintai seseorang semata-mata karena Allah, dan benci kembali kepada kekufuran sebagaimana bencinya ia jika dilempar ke dalam api neraka."

Maka dapatkanlah ketiga hal tersebut di dalam majelis-majelis seperti ini. Dan kita tidak mengetahui di majelis mana kita akan mendapatkan fath, maka janganlah pernah melewatkan majelis ini karena bisa jadi di hari yang kita tidak hadir ternyata di hari itu tersimpan rahasia-rahasia yang tersembunyi, kebaikan-kebaikan untuk diri kita. Suatu hari Ibn Al Faridh yang lagi mencari seorang syaikh (guru) unutknya, ia melihat seseorang tua yang berwudhu namun dia melihat ada yang kurang dalam wudhunya, ketika itu dia ingin menasihatinya namun dia enggan karena khawatir orang tua itu akan mengatakan sesuatu atas dirinya, namun dia bersikeras untuk menasihatinya karena hal itu berkaitan dengan hukum syariat, mualilah dia mendekati orang tua itu dan berkata : “wahai tuan, barangkali cara berwudhu’ yang lebih benar adalah begini, maka orang tua itu menoleh dan berkata : “wahai Ibn Al Faridh, syaikh yang engkau cari ciri-cirinya seperti ini..”, subhanallah ternyata rahasia itu tersembunyi dalam nasihat yang disampaikan oleh Ibn Al Faridh kepada orang tua itu. Mungkin saja jika Ibn Al Al Faridh tidak memberikan nasihat tadi, dia akan tetap bertahun-tahun dalam mencari syaikh untuknya, tentunya bukan hal yang mudah namun semua adalah pertolongan dari Allah. Maka jadikanlah dalam setiap majelis itu adalah waktu diberikannya anugerah dari Allah untuk kita, namun hindarilah untuk menghadiri majelis ini hanya karena kebiasaan dan tanpa dilandasi dengan niat yang baik, agar kita mendapatkan bagian yang besar dari Allah subhanahu wata’ala.

وصلى الله وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Reference:

http://www.majelisrasulullah.org